Cara Pesan, Reschedule, Pembatalan, dan Refund Tiket Kereta Api Online

Tidak bisa dipungkiri, kereta merupakan moda transportasi darat favorit. Jika dibandingkan dengan bus, travel, atau mobil pribadi, naik kereta memiliki sejumlah keunggulan. Bebas dari kemacetan, leluasa, nyaman, aman, bagasi luas, proses check-in mudah, dan harga tiket kereta api relatif terjangkau dan stabil merupakan keunggulan yang dimiliki kereta dan tidak dimiliki moda transportasi darat lainnya.

Tiket kereta bisa didapatkan melalui dua cara, offline dan online. Ada beberapa keunggulan dan kekurangan yang dimiliki keduanya. Apa saja itu?

Keunggulan dan Kekurangan Membeli Tiket Secara Offline

Meskipun membeli tiket kereta secara offline mulai ditinggalkan, tapi bukan berarti hilang. Masih ada beberapa calon penumpang kereta yang rela antri di stasiun demi tiket. Tentu saja, ada kelebihan membeli tiket langsung di stasiun, antara lain: tiket langsung bisa dibawa pulang saat itu juga, tidak ribet menginput data diri, dan bisa memilih tempat duduk.

Ribet, menjadi kekurangan yang pasti akan dihadapi calon penumpang kereta yang membeli tiket di stasiun. Apalagi jika tempat tinggalnya berada jauh dari stasiun. Mereka wajib datang ke stasiun, mengantri, dan parahnya tiket yang diinginkannya sudah habis.

Keunggulan dan Kekurangan Membeli Tiket Secara Online

Pesan tiket kereta api online dinilai lebih banyak keunggulannya dibandingkan offline. Calon penumpang kereta hanya membutuhkan komputer / smartphone yang terkoneksi dengan internet. Tinggal memasukkan stasiun keberangkatan dan stasiun kedatangan, data diri, dan metode pembayaran. Tidak perlu antri, tidak perlu jauh-jauh datang ke stasiun. Semua bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Ini jelas lebih fleksibel dan efisien jika calon pengguna kereta memiliki jadwal yang padat. Bahkan, terkadang ada promo yang ditawarkan, sehingga biaya perjalanan menjadi lebih murah.

 

Walaupun begitu, memesan tiket kereta secara online juga memiliki kekurangan. Terutama sebagian orang yang tidak paham memakai internet dan tidak memiliki kartu ATM. Selain itu, menginput data diri ke dalam komputer / smartphone sendiri juga menyulitkan. Meski begitu, kekurangan itu semua masih bisa diatasi dengan meminta bantuan kepada seseorang yang lebih paham.

Memesan Tiket Kereta Secara Online

Ada banyak merchant pihak ketiga yang bisa digunakan untuk memesan tiket kereta secara online. Seperti: Traveloka, Tiket, Pegipegi, Bukalapak, KAI, dll. Harga semuanya setara. Langkah demi langkah pemesanannya juga hampir sama. Apa saja itu?

  1. Membuka aplikasi / situs merchant mengisi stasiun keberangkatan, stasiun kedatangan,
    tanggal keberangkatan, dan total penumpang untuk mengecek harga atau memilih kelas

kereta.

  1. Mengecek info booking (pemesanan).
  2. Mengisi data diri penumpang – nama, nomor ID (KTP, SIM, Paspor), dan alamat sesuai ID.
  3. Melakukan pembayaran di ATM atau merchant yang ditunjuk.
  4. Mengonfirmasi tiket.
  5. Mencetak tiket di stasiun.

Hal yang patut diingat ketika memesan tiket kereta via online adalah memperhatikan promo. Apakah ada promo dalam perjalanan yang akan dilakukan? Pasalnya, merchant pihak ketiga bisa memberikan promo kepada calon penumpang kereta dalam momen tertentu. Tentu saja, hal ini menjadi keuntungan tersendiri. Biaya perjalanan jadi lebih murah.

Reschedule (Penjadwalan Ulang) Jadwal Keberangkatan Kereta

Reschedule (penjadwalan ulang) keberangkatan kereta sekarang praktis dan mudah. Calon penumpang tak perlu repot ke stasiun. Cukup mengakses aplikasi KAI Access di smartphone dan mengikuti semua prosedur penjadwalan ulang dan pembatalan keberangkatan. Berikut langkah-langkah mengatur reschedule tiket kereta:

  1. Buka aplikasi KAI Access dan pilih menu “My Trips” untuk bisa mencari pilihan kode pemesanan atau booking yang hendak direschedule.
  2. Cari dan klik tombol “Ubah Jadwal” di menu “E-Ticket”. Perhatian: tombol ini hanya muncul bila booking tiket sudah lunas.
  3. Pilih nama penumpang yang ingin mengubah jadwal keberangkatan. Jangan lupa, centang kolom syarat dan ketentuan. Habis itu, proses bisa dilanjutkan ke pergantian jadwal.
  4. \Disini, di menu “Pesan Tiket”, akan ditawarkan jadwal keberangkatan yang baru. Dan mulai dari awal – seperti mengisi stasiun keberangkatan, stasiun tujuan, tanggal berangkat, dan jenis kereta. Setelahnya, bisa tekan “Cari Tiket”.
  5. Pilih jadwal keberangkatan yang baru.
  6. Akan muncul halaman konfirmasi pemesanan. Konfirm saja, setelah yakin data-data yang dimasukkan sama, ceklis syarat dan ketentuan, tekan tombol lanjut.
  7. Akan muncul halaman konfirmasi pembayaran, tekan tombol pembayaran.
  8. Pilih cara pembayaran yang ingin dipakai.
  9. Di menu “Pembayaran”, harga total pesan tiket kereta baru akan diketahui. Jika sudah tekan tombol bayar, dan muncul pemesanan yang baru. Waktu pembayaran dipatok maksimal satu jam (60 menit) dari penjadwalan tiket.

Hal yang perlu diperhatikan adalah reschedule (penjadwalan ulang) ini bisa maksimal dilakukan H-1 (1 x 24 jam) sebelum keberangkatan. Di samping itu, calon penumpang dikenakan biaya admin sebesar 25 persen dari harga tiket untuk melakukan reschedule. Dan jika harga tiket lebih mahal dibanding tiket sebelumnya, calon penumpang wajib membayar selisih harganya. Tapi jika harga tiket lebih mudah, PT KAI tidak mengembalikan selisih harganya.

Cara Membatalkan Tiket yang Sudah Dipesan

Calon penumpang kereta juga bisa membatalkan dan me-refund booking tiket kereta yang sudah dipesan. Ada dua cara – offline atau online. Cara offline, calon penumpang yang berniat membatalkan perjalanannya wajib datang ke stasiun dan mengikuti prosedurnya. Cara online bisa melalui aplikasi KAI Access, dengan catatan data akun KAI-nya sama dengan data di tiket. Selanjutnya, tinggal mengikuti langkah demi langkah. Mudah, tidak pakai ribet.

Cara Me-refund Pembatalan Tiket

Cara me-refund tiket kereta api hampir mirip reschedule. Bedanya refund membutuhkan waktu 30 sampai 45 hari sejak tanggal pembatalan. Ikut langkah-langkah refund tiket yang tidak jadi dipesan.

  1. Buka aplikasi KAI Access – akun pemohon sebaiknya diisi dengan data yang terdaftar di tiket, atau datang langsung ke stasiun bila tiket sudah tercetak.
  2. Lakukan pembatalan tiket, maksimal H-1 sebelum jadwal keberangkatan dan sudah lunas.
  3. Dana akan di-refund dalam waktu 30-45 hari sejak pembatalan ke rekening penumpang yang terdapat di kode booking. Karena itu, pastikan nama dan nomor rekening sama dengan pemilik tiket yang dibatalkan.
  4. Jika nanti sudah hari ke-45 ternyata dana belum di-refund akan ada SMS dari KAI yang menginformasikan tentang kegagalan transfer.

 

Silakan datang ke CSOS (Customer Service On Station) terdekat untuk mencetak, menunjukkan bukti pembatalan yang dilakukan di aplikasi KAI Access, menunjukkan SMS, sekalian identitas asli. Refund akan dilakukan secara tunai.

 

Jika lebih dari satu tiket, dan kode booking sama, maka bisa diwakilkan ke salah satu orang dengan satu identitas saja. Tapi orang yang mewakilkan diharap membawa surat kuasa bermaterai dari yang diwakilkan untuk mengambil refund secara tunai.